DPRD Pamekasan Minta Dinkes Awasi RS Suasta

DEWAN Perwakilan Rakyat Daeah (DPRD) Pamekasan, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk melakukan pengawasan terhadap aktivitas di rumah sakit (RS) suasta di daerah itu.
Permintaan itu dinyatakan Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Khairul Kalam, setelah ada pengakuan dari Hasbullah,  humas salah satu RS suasta bahwa hingga saat ini rumah sakit tempatnya bertugas masih belum memiliki ijin operasional sebagai  rumah sakit umum namun masih berstatus sebagai klinik bersalin.
Padahal, dilihat dari aktifitasnya tempat pelayanan kesehatan itu telah melayani pasien untuk semua penyakit layaknya rumah sakit umum, sehingga ijin yang didimiliki sudah tidak sesuai peruntukannya. Mereka beralasan, ijin operasional sebagai rumah sakit umum, masih dalam proses.
Menurut Khairul Kalam, kondisi seperti itu menuntut sikap tegas Dinas Kesehatan agar membatasi aktivitas klinik tersebut sebelum ijin operasional sebagai rumah sakit umum telah dimiliki. Apalagi, pengelolanya telah menyatakan kesanggupannya untuk melengkapi segala kekurangan agar memenuhi persayaratan.
“Karena pihak sakit suasta ini sudah ada kesanggupan, saya berharap Dinkes membatasi aktivitas mereka sebelum ijinnya dimiliki,”katanya, selasa (30/7).
Kepala Dinas Kesehatan, Ismail Bey, membenarkan sejumlah rumah sakit suasta itu beroperasi tanpa ijin yang semestinya. Ismail berdalih, rumah sakit itu beroperasi meski belum memiliki ijin opersional sebagi rumah sakit umum karena ijin operasionalnya sedang dalam proses.
Seluruh berkas perijinan itu sudah diterima dan sudah dikirim ke kantor Dinas Kesehatan Jawa Timur. Rencananya, dalam waktu dekat, tim dari Dinkes Jawa Timur akan melakukan pemeriksaan terhadap kelayakan rumah sakit suasta tersebut
“Berkasnya sudah kami kirim ke Dinkes Jawa Timur. Dan direncanakan, verifikasi atau penilayan kelayakan itu akan segra dilakukan dalam waktu dekat,” katanya.
Di Pamekasan sedikitnya ada empat rumah pelayanan kesehatan suasta yang menjalankan aktifitas sebagai rumah sakit umum. Keempatnya adalah, yaitu Rumah Sakit Larasati, Rumah Sakit Assyifa, Mukti Husada dan Klinik Aisyah. (CR-1 for Koran Madura)

Subscribe